Thursday, July 26, 2018

Mengenal Tentang Simple Present Tense

Simple Present Tense

Apa itu Simple Present Tense ?


Banyak yang bertanya apakah simple present tense itu ?

Simple present tense atau yang biasa lebih sering disebut present tense adalah bentuk kata yang paling sering digunakan bahasa inggris dan digunakan untuk menjelaskan keadaan atau kondisi yang terjadi saat ini.


Rumus Simple Present Tense


Bentuk Positif

Rumus yang digunakan dalam simple present tense pada umumnya adalah subject (S) ditambah kata kerja dalam bentuk yang paling dasar (Verb 1).

Jadi rumus untuk bentuk positif dari present simple adalah :
Subject + Verb 1 (+s/es) + Compliment

Contohnya :
  • I go to school.
  • You know the answer.
  • Sarah catches a butterfly.
  • He goes to mall.

Yang dimaksud subject (S) adalah orang atau sesuatu yang sedang dibicarakan.

Sedangkan yang dimaksud verb (V) adalah tindakan atau sesuatu yang sedang dilakulan oleh subjek tersebut dan compliment merupakan kata keterangan.

Singular / Plural

Sebelum masuk ke bentuk negatif dan interogatif dari simple present, perlu juga anda ketahui mengenai singular dan plural.

Singular dan plural ini sangat penting untuk menentukan kapan harus menambahkan s/es pada akhirkan suatu kata kerja.

Seperti yang dapat dilihat pada contoh yang sebelumnya, terdapat kata kerja yang akhirannya ditambahkan s/es (catch →catches, go → goes) dan juga ada yang tidak.

Singular

Pada dasarnya, kita menambahkan s/es karena subjek yang dibahas dalam bentuk singular (subjeknya tunggal).

Jika subjeknya singular, maka kata kerja (Verb) nya juga harus singular (ditambah s/es).

Suatu subjek dianggap singular jika subek yang dibahas adalah tunggal.

Contohnya :
  • Budi reads book everyday.
  • Sarah eats apple.

Selain itu, suatu subjek juga dianggap singular jika subjek yang dibahas adalah kata ganti orang ketiga tunggal (he, she, it).

Contohnya :
  • She goes to school everyday.
  • He plays basketball.

Kapan harus menambahkan "s" dan kapan harus menambahkan "es" pada akhiran suatu kata kerja yang berbentuk singular ?

Biasanya, untuk kata kerja yang memiliki akhiran O, CH, X, atau Z ditambahkan akhiran "es" pada kata kerja tersebut jika bentuknya singular.

Jadi kata kerja dengan akhiran selain diatas, biasanya hanya perlu ditambahkan akhiran "s" saja.

Hanya saja, khusus untuk kata kerja yang memiliki akhiran Y, maka jika sebelum huruf Y diikuti dengan huruf konsonan (huruf konsonan + Y), maka bentuk singularnya harus ditambahkan akhiran "ies" dan menghapus akhiran Y.

Jika sebelum huruf Y diikuti dengan huruf vokal (huruf vokal + Y), maka bentuk singularnya hanya tinggal ditambah akhiran "s".

Contohnya :
  • Go → Goes
  • Match → Matches
  • Fix → Fixes
  • Buzz → Buzzes
  • Carry → Carries
  • Buy → Buys

Plural

Kita tidak perlu menambahkan s/es karena subjek yang dibahas dalam bentuk plural (jamak/ lebih dari 1).

Jadi jika subjeknya plural, maka kata kerjanya harus plural (bentuk kata kerja umum / tidak perlu ditambah s/es).

Seperti artinya (plural), suatu subjek dianggap plural jika subjeknya lebih dari satu.

Contohnya :
  • Budi and Anton read book everyday.
  • My kids eat a lot.

Suatu subjek juga dianggap plural jika subjek yang dibahas adalah orang pertama (I), orang kedua (you), dan kata ganti orang ketiga (we, they).

Contohnya :
  • I go to school.
  • They play basketball.
  • You know me.
  • We work very hard.

Bentuk Negatif

Pada dasarnya, jika kita ingin menggunakan bentuk negatif dalam simple present tense, maka kita hanya perlu menambahkan auxiliary verb (kata kerja pembantu → Do not / Does not) diantara Subject (S) dan Verb (V) nya.

Jika subjeknya dalam bentuk singular, maka ditambahkan auxiliary "does" sedangkan kata kerja (verb) kembali ke bentuk paling dasar atau simple (tidak perlu ditambahkan s/es atau biasa disebut infinitive).

Sebaliknya jika subjek adalah plural, maka ditambahkan auxiliary "do" dan kata kerjanya tetap menggunakan bentuk sederhana (tidak perlu ditambah s/es).

Karena dalam bentuk negatif, auxiliary verb ini sudah mewakili kata kerja (verb) dari subjek tersebut.

Jadi rumus untuk bentuk negatif dalam simple present adalah :
Subject + Do/Does + Not + Verb 1 (infinitive)

Contohnya :
  • I do not go to school.
  • You don't know the answer.
  • Sarah doesn't catch a butterfly.

Bentuk Interogatif

Sama dengan bentuk negatif, kita juga perlu menambahkan auxiliary verb (kata kerja pembantu) jika menggunakan bentuk interogatif dalam present simple.

Sehingga kata kerja yang digunakan adalah dalam bentuk paling dasar (infinitive).

Hanya saja, karena merupakan bentuk interogatif, kita tidak perlu menambahkan kata "not" setelah auxiliary verb nya.

Berbeda dangan bentuk negatif, letak auxiliary verb dalam bentuk interogatif present simple biasanya diletakkan di awal kalimat dan diikuti dengan kata subjek, lalu baru kata kerjanya (verb).

Jadi rumus untuk bentuk interogatif dalam simple present adalah :
Do/Does + Subject + Verb 1 (infinitive)

Selain itu, kita juga dapat menambahka unsur 5W + 1H di awal kalimat dalam bentuk interogatif dari simple present ini.

Contohnya :
  • Do you live here ?
  • Does she go to school today ?
  • What does he want ?

Lingking Verb


Bagaimana jika dalam suatu kalimat tidak terdapat kata kerja ?

Maka, solusinya adalah dengan menambahkan lingking verb, sesuai dengan artinya "kata kerja penghubung", sehingga fungsinya adalah untuk menghubungkan subjek dengan informasi (menggantikan kata kerja).

Dalam simple present, terdapat 3 lingking verb yang sering digunakan yaitu :
  • Is/Am/Are (lingking verb)

Karena kalimat tersebut tidak memiliki verb, sehingga rumusnya menjadi :
  • Positif :
  • Subject + Lingking Verb + Compliment
  • Negatif :
  • Subject + Lingking Verb + Not + Compliment
  • Interogatif :
  • Lingking Verb + Subject + Compliment

Kapan harus menggunakan Is/Am/Are ?
  • Jika subjeknya adalah orang pertama (contohnya I), maka lingking verb yang harus digunakan adalah Am.
  • Jika subjeknya adalah orang kedua (contohnya : you) atau kata orang ketiga plural (contohnya : we, they) maka lingking verb yang harus digunakan adalah Are.
  • Jika subjeknya adalah orang ketiga singular (contohnya : he, she, it) maka lingking verb yang harus digunakan adalah Is.

Contoh (is) :
  • (+) Anton is angry.
  • (-) Anton isn't angry.
  • (?) is Anton angry ?

Contoh (am) :
  • I am lucky.
  • I am not lucky.
  • Am I lucky ?

Contoh (are) :
  • (+) They are handsome.
  • (-) They are not hadsome.
  • (?) Are they handsome ?

Penggunaan Lain Dalam Simple Present


Selain untuk menjelaskan kondisi atau keadaan yang terjadi saat ini, kita juga dapat menggunakan simple present tense untuk :
  1. Mengutarakan pikiran dan perasaan. Contoh :
    ➔ I think so.
    ➔ I like it.
  2. Tindakan yang dilakukan berulang-ulang. Contoh :
    ➔ Budi goes to school everyday.
    ➔ We come here every week.
  3. Fakta umum, atau sesuatu yang tetap sama untuk jangka waktu yang cukup lama. Contoh :
    ➔ He lives in an apartment.
    ➔ The sun rises from the east.
  4. Frasa, Contoh :
    ➔ I promise.
    ➔ I agree.
  5. Pertanyaan dalam bentuk negatif. Contoh :
    ➔ Why don't we go out ?
  6. Untuk menjelaskan kejadian di masa depan. Contoh :
    ➔ The new semester starts next week.


EmoticonEmoticon