Sunday, February 25, 2018

Master Budget

Master Budget

Master Budget adalah rencana usaha untuk masa 1 tahun atau kurang dari satu tahun yang akan datang.

Master budget merangkum tujuan-tujuan semua sub unit di suatu perusahaan. Misalnya sub unit penjualan, produksi, distribusi, dan keuangan.

Master budget biasanya terdiri dari :
  1. Jumlah pendapatan yang diperkirakan akan diterima.
  2. Neraca.
  3. Laporan penerimaan dan pengeluaran kas.
  4. Laporan perubahan posisi keuangan serta daftar-daftar pendukung lainnya.


Master Budget VS Anggaran Barang Modal

Master Budget merupakan rencana keseluruhan perusahaan untuk rentang waktu yang lebih pendek, dan biasanya disusun atas dasar tahunan.

Anggaran Barang Modal merupakan anggaran jangka panjang yang disusun untuk proyek-proyek khusus, misalnya pembelian peralatan, lokasi pabrik, dan tambahan lini produk.

Klasifikasi Master Budget

1. Anggaran Operasional

Anggaran operasional adalah anggaran yang memusatkan perhatiannya pada perhitungan laporan laba rugi dan laporan-laporan tambahannya yang berkaitan dengan operasional perusahaan.

Contoh anggaran operasional seperti :
  1. Anggaran penjualan
  2. Anggaran produksi, meliputi :
    ➔ Anggaran bahan baku yang digunakan dan dibeli.
    ➔ Anggaran biaya tenaga kerja langsung.
    Anggaran BOP (Biaya Overhead Pabrik)
    ➔ Perubahan tingkat persediaan barang.
  3. Anggaran harga pokok penjualan.
  4. Anggaran biaya penjualan.
  5. Anggaran biaya administrasi dan umum.
  6. Anggaran perhitungan laba rugi.


2. Anggaran Keuangan

Anggaran keuangan adalah anggaran yang memusatkan perhatiannya pada efek terhadap kas yang ditimbulkan oleh anggaran operasional dan rencana-rencana lainnya.

Misalnya seperti pembelanjaan modal-modal seperti saham, obligasi, dll, serta pembayaran hutang-hutang perusahaan.

Contoh anggaran keuangan seperti :
  1. Anggaran barang modal.
  2. Anggaran kas (penerimaan dan pengeluaran kas)
  3. Anggaran neraca.
  4. Anggaran perubahan posisi keuangan.


EmoticonEmoticon