Friday, January 19, 2018

Pengertian, Sejarah, Model, Tahapan, dan Aplikasi dalam Riset Operasi

Riset Operasi

Pengertian Riset Operasi

Menurut Operation Research Society of Great Britain, Riset operasi adalah penerapan metode-metode ilmiah dalam masalah yang kompleks dan suatu pengeloaan sistem manajemen yang besar, baik yang menyangkut manusia, mesin, bahan, dan uang dalam industri, bisnis, pemerintahan, dan pertahanan.

Definisi lain menurut Operational Research Society of America (ORSA), Riset operasi berkaitan dengan pengambilan keputusan secara ilmiah dan bagaimana membuat suatu model yang baik dalam merancang dan menjalankan sistem yang melaui alokasi sumber daya yang terbatas.

Kesimpulan dari beberapa deifinisi diatas, Riset operasi adalah proses bagaimana pengambilan keputusan yang optimal dengan menggunakan alat analisis yang ada dan adanya keterbatasan sumber daya.


Sejarah Riset Operasi

Asal muasal riset operasi tidak terlepas dari adanya perang dunia ke-2.

Melaui perang menyebabkan adanya suatu kebutuhan yaitu bagaimana caranya untuk mengalokasikan sumber daya yang terbatas ke berbagai elemen operasi militer secara efektif.

Oleh karena itu, para pimpinan perang meminta saran dari sejumlah ahli untuk diterapkan pendekatan ilmiah dalam menghadapi permasalahan tersebut.

Pada tahun 1939, G.A. Robert dan E.C. William mengembangkan untuk pertama kalinya sistem komunikasi untuk angkatan udara Inggris.

Pada tahun 1940, riset operasi digunakan oleh Mc. Closky dan Trefthen dari Inggris.

Mereka mendapat tugas untuk menemukan suatu alat baru yang dapat mendeteksi kegiatan musuh.

Mulai saat itulah ditemukan alat yang dapat melakukan pendeteksian yaitu radar.

Langkah selanjutnya mereka melakukan penelitian-penelitian lebih lanjut pada bidang operasi militer.

Setelah Amerika Serikat terlibat dalam perang dunia, pada tahun 1942-1943 dibentuk divisi riset analisis.

Divisi ini bertugas untuk mengevaluasi setiap kegiatan-kegiatan operasi dari setiap angkatan.

Setelah perang dunia, keberhasilan penerapan riset operasi dalam bidang militer menarik perhatian bagi dunia non-militer, khususnya industriawan.

Mereka memperdalam teknik-teknik yang ada untuk kegiatan operasional perusahaannya.

Dengan penerapan tersebut, banyak permasalahan yang terselesaikan dengan menggunakan model riset operasi.

Misalnya seperti penggunaan program linear untuk penyelesaian permasalahan yang berkendala, penerapan teori antrian, teori persediaan, teori permainan, dan program simulasi.

Model-Model dalam Riset Operasi

  1. Model iconic (Physical)
  2. Model ini merupakan suatu model yang bentuk penyajiannya berupa fisik dari apa yang ada, misalnya seperti buku, meja, dan lain lain.

    Model ini dapat diamati, diraba, dijelaskan, akan tetapi sulit untuk dimanipulasi.

  3. Model Analog
  4. Model ini memiliki kelebihan dari model sebelumnya, karena dalam model ini suatu kondisi dapat dianalogikan melaui ciri-ciri yang ada.

    Misalnya seperti pada jam dinding yang menunjukkan jarum jam yang paling pendek menandakan waktu jam, yang panjang menunjukkan menit, dan yang bergerak setiap detik menunjukkan detik.

  5. Model Matematik
  6. Model ini menggunakan simbol-simbol matematika dalam penggunaannya.

    Terdapat dua model matematik yaitu model deterministik untuk membahas situasi yang pasti misalnya seperti 1+1=2

    Dan probabilistik untuk membahas situasi yang tidak pasti seperti : apakah hari ini akan hujan?

Tahap-Tahap dalam Riset Operasi

Terdapat 5 tahap umum dalam riset operasi, yaitu :

Tahap Pertama : Merumuskan Masalah

Tahap pertama adalah menggambarkan permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan.

Dalam perumusan masalah, ditentukan variabel keputusan, tujuan, dan kendalanya misalnya :
Variabel Keputusan : Apa yang dapat dikendalikan oleh perusahaan dengan sumber daya yang ada?

Variabel Tujuan : Menentukan tujuan dari variabel keputusan yang ada, apakah memaksimumkan keuntungan atau meminimumkan biaya.

Variabel Kendala : Menentukan kendala-kendala atau penghambat yang didhadapi perusahaan untuk mencapai tujuan, seperti terbatasnya mesin, tenaga kerja, bahan baku.)

Tahap Kedua : Membentuk Model Matematis

Dari permasalahan yang telah dirumuskan, dibuat model matematis untuk membuat permasalahan menjadi lebih jelas dan mudah dimengerti.

Tahap Ketiga : Mencari Penyelesaian Masalah

Dari alat analisis yang ada pada riset operasi, dipilih alat yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Tahap Keempat : Menguji Model

Merupakan proses pengecekan apakah model tersebut telah mencerminkan dari apa yang diwakili.

Model ini digunakan sebagai dasar pengujuan validitas dengan membandingkan hasil pada masa lampau dengan hasil masa kini yang harus memberikan hasil yang sama.

Tahap Kelima : Melaksanakan Keputusan

Langkah ini adalah langkah menjalankan keputusan sesuai dengan apa yang telah dibuat pembuat keputusan.

Langkah ini sangat penting karena pelaksanaan keputusan memberikan kepastian bahwa permasalahan tersebut dapat terselesaikan dengan baik dan juga memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.

Aplikasi dalam Riset Operasi

Berikut ini adalah aplikasi riset operasi dalam berbagai bidang meliputi :
  1. Pemanfaatan riset operasi dalam meminimumkan biaya transportasi (pengiriman).
  2. Pemanfaatan riset operasi dalam meminimumkan biaya dan memaksimalkan pendapatan.
  3. Pemanfaatan riset operasi dalam perencanaan lokasi pabrik, gudang, atau fasilitas lainnya.
  4. Pemanfaatan riset operasi dalam memprediksi penjualan.
  5. Pemanfaatan riset operasi dalam penugasan karyawan.


EmoticonEmoticon