Tuesday, January 16, 2018

Metode Transportasi Least Cost

Metode Transportasi Least Cost

Metode Transportasi Least Cost (Biaya Terendah) adalah salah satu metode transportasi untuk mencari solusi awal (Initial Solution) dengan cara mengalokasikan output pada biaya transportasi yang paling minimum terlebih dahulu.

Meskipun namanya adalah Least Cost, output yang dihasilkan dari metode transportasi ini bukanlah nilai minimum.

Untuk memperoleh nilai minimum tersebut diperlukan perhitungan lebih lanjut untuk mencari solusi akhir (Terminal Solution) baik dengan metode Stepping Stone maupun MODI.

Untuk lebih jelas tentang kedua metode tersebut dapat dilihat di :
Metode Transportasi Stepping Stone
Metode Transportasi MODI

Contoh tabel transportasi
Contoh Tabel Transportasi

Untuk lebih jelas tentang maksud dari tabel transportasi diatas dapat dilihat di :


Langkah Pengerjaan

  1. Pengsian atau pengalokasian sel dimulai dengan mengisi sel yang memiliki biaya terendah.
  2. Besarnya sel yang akan diisi disesuaikan dari kapasitas dan permintaannya sebesar mungkin.
  3. Jika kapasitas atau permintaan telah terpenuhi jumlahnya, maka pada perhitungan selanjutnya baris atau kolom kapasitas atau permintaan yang sudah terpenuhi tersebut tidak ikut dalam alokasi berikutnya.
  4. Ulangi langkah tersebut sampai kapasitas dan permintaannya terpenuhi.

Contoh Soal

Dounkey Corp. memiliki tiga pabrik di tiga daerah yang berbeda. Berikut ini adalah data mengenai biaya transportasi dalam dollar ($) per unit dari masing masing pabrik ke kota tujuannya :
Dari/KeJakartaBandungSurabaya
Pabrik 1553
Pabrik 2488
Pabrik 3257

Diketahui juga kapasitas dari tiap pabrik dan permintaan dari tiap kota adalah sebagai berikut :

Kapasitas :
  • Pabrik 1 = 1.000 unit
  • Pabrik 2 = 500 unit
  • Pabrik 3 = 1.500 unit

Permintaan :
  • Jakarta = 700 unit
  • Bandung 1.200 unit
  • Surabaya = 1.100 unit

Dengan menggunakan data yang telah diberikan data yang diberikan diatas, hitunglah total biaya transportasinya dengan menggunakan metode least cost !

Langkah 1

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat tabel transportasinya, bedasarkan data diatas maka didapat tabel transportasinya dalah sebagai berikut :
Tabel Transportasi Soal

Langkah 2

Selanjutnya, alokasikan pada sel yang memiliki biaya terendah, dalam soal ini biaya terendah nya adalah dari pabrik 3 ke kota Jakarta.

Langkah 3

Kemudian isi sesuai dengan nilai maksimum dari kapasitas atau permintaannya. Karena kapasitasnya sebesar 1.500 sedangkan permintaannya sebesar 700, maka yang dapat dialokasikan dari pabrik 3 ke kota Jakarta hanyalah sebesar 700.
Tabel Transportasi Least Cost 1

Langkah 4

Karena kota jakarta sudah terpenuhi permintaanya, maka dapat diberikan tanda strip (-) pada kolom jakarta sehingga sel-sel pada kolom tersebut tidak ikut dalam perhitungan berikutnya.

Langkah 5

Lakukan pengalokasian kembali pada sel dengan biaya terendah, dimana sel dengan kapasitas atau permintaan yang sudah terpenuhi tidak ikut dalam alokasi. Sehingga bedasarkan tabel diatas, sel yang dipilih adalah dari pabrik 1 ke kota Surabaya.

Langkah 6

Kemudian isi sesuai dengan nilai maksimum dari kapasitas atau permintaannya. Karena permintaannya sebesar 1.100 sedangkan kapasitasnya hanya sebesar 1.000, maka yang dapat dialokasikan dari pabrik 1 ke kota Surabaya hanyalah sebesar 1.000. Sehingga tabelnya menjadi :
Tabel Transportasi Least Cost 2

Langkah 7

Dengan cara yang sama, ulangi kembali alokasi biaya tersebut, sehingga tabel selanjutnya menjadi :
Tabel Transportasi Least Cost 3

Langkah 8

Karena hanya tinggal 2 sel yang tersisa, maka dapat diisi secara manual dengan memperhatikan permintaan dan kapasitasnya. Sehingga didapat tabel transportasi akhirnya sebagai berikut :
Tabel Transportasi Least Cost 4

Langkah 9

Hitunglah biaya transportsinya bedasarkan tabel akhir tersebut dengan mengalikan output dengan biayanya.

Pabrik 1 ke kota Surabaya : 1.000 unit x $ 3 = $ 3.000
Pabrik 2 ke kota Bandung : 400 unit x $ 8 = $ 3.200
Pabrik 2 ke kota Surabaya : 100 unit x $ 8 = $ 800
Pabrik 3 ke kota Jakarta : 700 unit x $ 2 = $ 1.400
Pabrik 3 ke kota Bandung : 800 unit x $ 5 = $ 4.000

Total Biaya = $ 3.000 + $ 3.200 + $ 800 + $ 1.400 + $ 4.000
Total Biaya = $ 12.400

Jadi, total biaya transportasi yang didapat dalam metode Least Cost adalah sebesar $ 12.400, dengan alokasi sebagai berikut :
  • Pabrik 1 ke kota Surabaya = $ 3.000
  • Pabrik 2 ke kota Bandung = $ 3.200
  • Pabrik 2 ke kota Surabaya = $ 800
  • Pabrik 3 ke kota Jakarta = $ 1.400
  • Pabrik 3 ke kota Bandung = $ 4.000

Total biaya yang didapat diatas bukanlah total biaya minimum karena metode Least Cost adalah metode transportasi untuk mencari solusi awal, sehingga diperlukan pengerjaan lebih lanjut untuk mencari biaya minimum dengan metode Stepping Stone maupun MODI.


EmoticonEmoticon