Saturday, December 16, 2017

Perencanaan Lokasi (Layout Decision)

Perencanaan Lokasi (Layout Decision)

Perencanaan Lokasi

Perencanaan lokasi adalah kegiatan menentukan tempat yang tepat untuk membangun fasilitas, yang dapat berupa fasilitas produksi (pabrik), fasilitas penyimpanan barang (gudang), dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Tujuan perencanaan lokasi adalah untuk mendapatkan lokasi optimal yang memberikan biaya operasi dan produksi terendah dan memberikan keuntungan terbesar bagi perusahaan.

Kurang optimal nya sebuah lokasi membuat perusahaan perlu melakukan relokasi yang mengakibatkan berhentinya aktivitas di sebuah fasilitas dan menimbulkan biaya untuk memindahkan mesin dan peralatan lainnya.

Perencanaan lokasi merupakan investasi besar yang dilakukan oleh perusahaan. Oleh karena itu, ketika sebuah perusahaan sedang merencanakan lokasi, diperlukan perencanaan jangka panjang untuk mengantisipasi kebutuhan perusahaan yang bisa saja muncul di masa depan, yang antara lain adalah rencana dan kebijakan ekspansi perusahaan penammbahan sumber bahan mentah, dan perubahan lingkungan pasar.

Sebuah perusahaan biasanya melakukan perencanaan lokasi pada 3 jenis situasi:
  1. Ketika perusahaan baru dibangun
  2. Perusahaan akan terlebih dahulu mengidentifikasi daerah lokasi yang mereka pilih, baru kemudian menetapkan lokasi. Hal-hal yang perlu diidentifikasi antara lain adalah lingkungan bisnis, hukum yang berlaku, dan sumber daya yang terdapat di daerah tersebut.

  3. Ketika perusahaan hendak memperluas jangkauan perusahaan
  4. Perusahaan akan mempertimbangkan apakah cukup melakukan ekspansi terhadap fasilitas yang sudah ada atau perlu menambahkan sebuah fasilitas di lokasi yang lain.

  5. Ketika perusahaan hendak memasuki pasar global.
  6. Perusahaan akan mempertimbangkan tentang adanya pangsa pasar di negara lain, adanya peluang untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, dan mendapatkan sumber daya manusia dari negara lain tersebut.

Keputusan lokasi seringkali bergantung kepada tipe bisnis yang dijalankan perusahaan. Sebagai contoh, perusahaan industri biasanya mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan, sementara perusahaan dagang biasanya berfokus kepada memaksimalkan pendapatan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh sebuah perusahaan dalam perencanaan lokasi
  1. Struktur yang spesilik
  2. Perusahaan akan mempertimbangkan tentang fasilitas seperti apa yang dibutuhkan oleh perusahaan dan apakah lebih baik perusahaan membangun sebuah fasihtas yang baru atau membeli sebuah fasilitas yang sudah ada.

  3. Peralatan
  4. Penrsahaan akan mempertimbangkan tentang peralatan seperti apa yang dibutuhkan dan bagaimana menyesuaikannya dengan struktur bangunan yang ada.

  5. Tata letak (layout) fasilitas.
  6. Perusahaan akan mempertimbangkan tentang letak peralatan yang digunakan dan dimana sumber daya manusia akan bekerja.

Hal-hal tersebut perlu direncanakan sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan, sehingga kemampuan manajemen tingkat tinggi diperlukan dalam merencanakannya. (Gupta & Starr, 2014)


Pentingnya perencanaan lokasi

Lokasi dapat memiliki pengaruh yang besar terhadap biaya investasi dan operasi perusahaan, serta mempengaruhi keuntungan dan harga yang dapat ditawarkan pada suatu barang. Oleh karena itu, pemilihan lokasi yang kurang tepat dapat memberikan pengaruh negatif terhadap jalannya perusahaan baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.

Secara umum, perencanaan lokasi menjadi sebuah hal yang penting untuk dipelajari karena:
  1. Memerlukan komitmen jangka panjang dalam hal gedung dan fasilitas, sehingga adanya kesalahan menjadi sulit untuk diperbaiki.

    Kesalahan dalam perencanaan lokasi dapat menyebabkan tingginya biaya produksi, kurang tepatnya jumlah persediaan bahan mentah dan tenaga kerja, dan kehilangan keunggulan kompetitif. (Reid & Sanders, 2011)

  2. Merupakan sebuah investasi jangka panjang yang dapat memiliki dampak terhadap biaya dan pendapatan.

    Biaya yang dimaksud mencakup hampir segala jenis biaya yang dihadapi perusahaan, seperti biaya tetap. biaya variabel, pajak, gaji, biaya bahan mentah, dan uang sewa.

    Ketika biaya-biaya tersebut diperhitungkan, jumlahnya dapat mencapai 50% dari penjualan perusahaan. (Heizer. Render, & Munson, 2017)

Lokasi seringkali dianggap sebagai bagian dari strategi pemasaran sebuah perusahaan, sehingga ketika perencanaan lokasi dilakukan, perusahaan juga mempertimbangkan tentang bagaimana jika kemudian fasilitas tersebut akan diperluas, bagaimana merawat fasilitas tersebut, dan membangun fasilitas di tempat lain, serta bagaimana jika fasilitas tersebut perlu ditutup dan dipindahkan ke tempat lain.


EmoticonEmoticon