Friday, December 22, 2017

Perencanaan Lokasi Pabrik

Perencanaan Lokasi Pabrik

Lokasi merupakan salah satu faktor yang penting bagi perusahaan, karena akan mempengaruhi kedudukan perusahaan dalam persaingan dan menentukan kelangsungan hidup perusahaan tersebut.

Tujuan dari perencanaan lokasi pabrik ini sendiri adalah agar perusahaan dapat berproduksi atau beroperasi dengan lancar efektif dan efisien.

Ini berarti bahwa dalam menentukan lokasi perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya biaya produksi dan biaya distribusi dari barang/jasa yang dihasilkan sehingga biaya-biaya ini dapat menjadi serendah mungkin.


Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penentuan Lokasi

Secara garis besar, faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan lokasi dibagi menjadi 2, yaitu :
    1. Faktor-faktor utama/ primary factors.
    2. Faktor-faktor sekunder/ secondary factors.
Faktor-faktor utama, meliputi :
    1. Letak dari pasar.
    2. Letak dari sumber-sumber bahan mentah.
    3. Terdapatnya fasilitas pengangkutan.
    4. Supply dari buruh atau tenaga kerja yang tersedia.
    5. Terdapatnya pembangkit tenaga listrik.

Faktor-faktor sekunder, meliputi :
    1. Rencana masa depan.
    2. Biaya dari tanah dan gedung.
    3. Kemungkinan perluasan.
    4. Terdapatnya fasilitas service.
    5. Terdapatnya fasilitas pembelanjaan.
    6. Water supply.
    7. Tinggi rendahnya pajak dan UU perburuhan.
    8. Masyarakat di daerah sekitar.
    9. Iklim.
    10. Tanah.
    11. Perumahan yang ada.

Tahap-Tahap Perencanaan Lokasi Pabrik


Tahap Pertama

Melihat kemungkinan daerah-daerah mana yang dapat ditentukan sebagai daerah-daerah alternatif dengan melihat ketentuan dari pemda setempat mengenai daerah-daerah mana yang diperkenankan untuk mendirikan pabrik tertentu. Biasanya dilihat : jenis proses produksi, faktor tenaga kerja, dan pengangkutan.

Tahap kedua

Melihat pengalaman orang lain atau pengalaman kita sendiri dalam menentukan lokasi pabrik. Dalam hal ini, jenis barang hasil produksi dan proses pengerjaannya selalu akan menentukan kekhususan pabrik tersebut, seperti mengenai lokasinya, transportasi, serta faktor-faktor lainnya yang dianggap penting.

Tahap Ketiga

Mempertimbangkan dan menilai masyarakat dari daerah yang pada tahap kedua telah dipilih untuk daerah lokasi pabrik karena dianggap paling menguntungkan.


Metode Penilaian Pemilihan Lokasi Pabrik

Terdapat 5 metode kuantitatif dan sistematis yang dapat manajer dalam pemilihan lokasi pabrik, meliputi :

1. Metode Penilaian Bobot (Factor Rating Method)

Merupakan metode penilaian yang paling mudah, dimana faktor-faktor penting seperti pasar, pengangkutan, bahan baku, tenaga kerja, tenaga listrik, dan iklim dibandingkan dengan bobot yang ada dam diambil lokasi yang memiliki bobot paling tinggi.

Tetapi, kelemahannya adalah penilaian bobot pada faktor-faktor penting tersebut terlalu subjektif sehingga tidak relevan.

2. Metode Analisis Ekonomi (Economic Analysis Method)

Metode analisis ekonomi adalah metode yang menganalisis biaya-biaya operasi pada setiap alternatif lokasi, dan memilih lokasi bedasarkan pada lokasi mana yang memberikan keuntungan terbesar.

Rumus yang digunakan :
𝝅 = TR - (TFC + TVC)
Dimana :
TR = Total pendapatan (Total Revenue)
TFC = Totak biaya tetap (Total Fixed Cost)
TVC = Total biaya variabel (Total Variable Cost)

3. Metode Center of Gravity

Metode center of gravity merupakan teknik matematis yang digunakan untuk menemukan lokasi pusat distribusi yang akan meminimalkan biaya distribusi. Jadi, pemilihan lokasi parbrik akan terdapat tepat di tengah-tengah dari jarak semua pasar yang ada sehingga dapat meminimalkan biaya distribusi.

Metode ini memperhitungkan lokasi pasar, jumlah barang yang dikirim ke pasar tersebut, dan biaya pengiriman untuk menemukan lokasi terbaik untuk sebuah pasar distribusi.

Kelemahan dari metode ini adalah karena penentuan lokasi bedasarkan koordinat tertentu, akan mengalami masalah jika lokasi yang didapatkan terdapat tepat di tengah laut, atau tempat lainnya yang tidak dapat diakses pabrik.

4. Metode Locational Break Even Analysis

Locational break even analysis adalah metode yang menganalisis biaya-biaya yang muncul dari setiap alternatif yang ada, dan memilih lokasi dengan total biaya paling rendah.

Untuk lebih jelasnya tentang metode-metode yang dapat digunakan untuk perencanaan lokasi beserta contoh soalnya dan faktor-faktor dari perencanaan lokasi, dapat dilihat pada artikel lainnya :


EmoticonEmoticon