Thursday, December 28, 2017

Metode Transportasi dalam Riset Operasi

Metode Transportasi dalam Riset Operasi

Transportasi adalah pendekatan kuantitatif yang dapat membantu perusahaan untuk menentukan biaya distribusi produk, khususnya ketika perusahaan memiliki lebih dari satu fasilitas dan tujuan pengiriman.

Tujuan penggunaan transportasi adalah untuk menentukan pola pengiriman yang meminimumkan biaya distribusi sekaligus memenuhi permintaan yang muncul dari setiap tujuan pengiriman.

Transportasi tidak menyelesaikan seluruh masalah yang muncul dalam menentukan biaya distribusi produk dan hanya memberikan pola pengiriman yang terbaik dari setiap fasilitas dan tujuan pengiriman yang ada.

Hal tersebut dikarenakan adanya biaya investasi dan berbagai biaya tetap lainnya yang perlu dipertimbangkan, termasuk berbagai faktor kualitatif lainnya.

Sehingga dalam prakteknya, seorang manajer operasi biasanya memerlukan beberapa kali ujicoba untuk menentukan pola distribusi yang paling meminimumkan biaya.


Model Transportasi

Dalam mennetukan biaya produksi yang minimum, seorang manajer operasi bisa menggunakan metode transportasi yang memiliki 2 macam solusi :
  1. Solusi Awal (Initial Solution)
    ➔ NWCR (North West Corner Rule)
    ➔ VAM (Vogel Approximation Method)
    ➔ LC (Least Cost)

  2. Solusi Akhir (Terminal Solution)
    ➔ SS (Stepping Stone)
    ➔ MODI (Modified Distribution Method)

Pada solusi awal, biaya yang dihasilkan belum dapat dikatakan sebagai biaya minimum. Oleh karena itu, perlu dilanjutkan dengan menggunakan solusi akhir.

Hanya saja, solusi akhir (Terminal Solution) juga tidak dapat dicari sebelum didapat solusi awal (Initial Solution) terlebih dahulu

Metode transportasi dilakukan dengan menyusun tabel transportasi terlebih dahulu yang berisi sumber dan tujuan pendistribusian barang, serta jumlah kapasitas dan permintaan dari berbagai sumber dan tujuan tersebut.

Berikut adalah Contoh dari tabel transportasi :
Contoh Tabel Transportasi

X menunjukkan biaya transportasi per unit yang ditimbulkan. Nilai X memiliki angka yang berbeda di masing-masing kotak yang bergantung kepada alternatif transportasi yang digunakan.

Y menunjukkan jumlah kapasitas yang dimiliki oleh fasilitas sumber pengiriman.

W menunjukkan jumlah permintaan dari masing-masing tujuan.

Z menunjukkan total permintaan dan kapasitas. Jumlah dari W dan Y harus memiliki nilai yang sama.

6 comments:

  1. terima kasih bermanfaat nambah bagi Referensi Saya.

    ReplyDelete
  2. Mas bagus nih blognya SEO nya juga bagus ke search engine saya cari Riset Operasi langsung keluarnya blog ini, padahal blog baru. Boleh ga sy belajar SEO nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga masih baru gan dalam blog bukan expert, cuman saya dapat banyak ilmu dari panduanim bisa langsung belajar dari sana aja gan

      Delete
    2. Saya ijin pakai ya utk materi ngajar praktikum. Btw yg metode solusi akhir stepping stone, saya masih kurang paham.

      Delete


EmoticonEmoticon