Pelaku Utama Pasar Modal

pelaku pasar modal

Pelaku utama di pasar modal adalah pihak yang paling berperan dalam perdagangan surat beharga.

Sebenarnya, pelaku inti di pasar modal adalah investor dan emiten (perusahaan), layaknya seperti pembeli dan penjual.

Hanya saja, karena di pasar modal pelaku inti tidak dapat melakukan transaksi secara langsung.

Mereka harus dibantu oleh tenaga profesional yang telah lulus ujian profesi dan dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat.

Jadi secara lengkap pelaku utama di pasar modal sendiri adalah sebagai berikut :
  • Emiten (Perusahaan)
  • Investor
  • Penjamin Emisi
  • Pialang
  • Manajer Investasi
  • Penasehat Investasi


    Emiten

    Emiten adalah perusahaan swasta atau negara (BUMN) yang mencari modal di bursa efek dengan cara menerbitkan efek (bisa saham, obligasi, right issue, atau efek lainnya).

    Emiten memiliki peran yang sangat penting di pasar modal, karena dari emiten inilah baru bisa muncul surat beharga yang dapat diperdagangkan di bursa efek.

    Jadi, emiten berperan dalam menerbitkan efek yang kemudian jual kepada investor guna untuk mendapatkan modal.

    Untuk bisa menerbitkan efek yang laku dijual, emiten harus mempunyai prestasi yang baik dan tidak cacat hukum tentunya. Oleh karena itu, emiten perlu untuk menjamin efek yang diterbitkanya sah menurut hukum.

    Karena emiten merupakan pihak yang menerbitkan efek. Jadi, kebenaran dari informasi efek pun juga menjadi tanggung jawab emiten bersangkutan.


    Investor

    Investor juga memiliki peran yang sangat peting dalam pasar modal.

    Tanpa adanya investor, maka pasar modal tidak akan bisa melakukan aktivitas karena tidak ada yang mendanainya. Hal ini sama persis layaknya ada suatu pasar tanpa pembeli.

    Yang termasuk sebagai investor adalah individu atau organisasi yang membelanjakan uangnya di pasar modal.

    Jadi, pada prinsipnya, semua orang dapat menjadi investor baik ibu rumah tangga, pelajar, ataupun pengusaha.

    Investor memiliki peran yang sangat signifikan di pasar modal. Sebab, tanpa adanya uang yang dibelanjakan investor di pasar modal, maka tidak akan ada transaksi perdagangan di bursa efek tentunya.

    Dalam melakukan investasi (membelanjakan uang di pasar modal), investor dapat meminta informasi dari pihak yang berkepentingan seperti emiten, penjamin emisi, bursa efek, atau perusahaan pialang.

    Bahkan kalau memang diinginkan, investor bisa mendapatkan nasehat dari pialang perantara investor akan melakukan transaksi.

    Hanya saja, tentunya keputusan investasi tetap berada di tangan investor, dimana investor harus menanggung resiko terhadap keputusan yang dibuatnya.


    Penjamin Emisi

    Penjamin emisi atau yang dalam bahasa inggris disebut underwriter adalah perusahaan swasta atau negara (BUMN) yang menjadi penanggungjawab atas terjualnya efek emiten kepada investor di pasar perdana.

    Jadi, sebelum perusahaan go-public, biasanya emiten harus menunjuk penjamin emisi yang bertugas untuk menjual efek perusahaannya. Sedangkan, emiten hanya bertugas untuk menerbitkan efek.

    Penjamin emisi akan memberikan nasihat dan bernegosiasi dengan emiten dalam hal penetapan harga efek pada saat penjualan perdana. Jadi, tinggi rendahnya harga saham perdana yang akan dibeli investor bergantung kesepakatan antara penjamin emisi dan emiten.

    Penjamin emisi juga bertanggung jawab atas terjualnya efek yang dijualnya di pasar perdana tersebut. Biasanya ada perjanjian antara emiten dengan penjamin emisi terkait besarnya jaminan.

    Bila penjamin emisi menjamin penuh (full commitment) atas lakunya efek yang dijaminnya, maka penjamin emisi wajib untuk membeli sisa efek yang tidak terjual.

    Sedangkan jika penjaminan dilakukan secara best effort (usaha terbaik), maka jika efek tidak habis terjual di pasar perdana, maka pejamin emisi dapat mengembalikanya kepada emiten.

    Jika efek yang dijual di pasar perdana mengalami kelebihan permintaan dari jumlah efek yang ditawarkan, penjamin emisi juga bertugas dalam melakukan penjatahan efek.


    Pialang

    Pialang atau yang biasa disebut broker adalah perusahaan swasta atau negara (BUMN) yang aktivitas utamanya adalah melakukan penjualan atau pembelian efek di pasar sekunder.

    Jadi, pialang bertugas sebagai penghubung antara emiten dan investor dalam transaksi jual-beli efek di pasar sekunder.

    Namun, pialang juga diperlukan di pasar perdana yaitu untuk membantu penjamin emisi dalam memasarkan efek, yaitu sebagai agen penjual.

    Untuk bisa melakukan transaksi, maka perusahaan pialang harus menjadi anggota bursa yang bersangkutan, sehingga mempunyai hak untuk transaksi di bursa tersebut.

    Untuk kepentingan tersebut, maka perusahaan pialang harus memiliki wakil (disebut WPPE : Wakil Perantara Perdagangan Efek) yang sudah teruji oleh standar profesi yang ditempatkan di lantai bursa.

    Selain itu, perusahaan pialang memiliki hubungan yang sangat erat dengan investor, bisa dikatakan bahwa perusahaan pialang bertugas mewakili kepentingan investor.

    Karena, selain sebagai perantara, perusahaan pialang juga merupakan sumber informasi utama dan terdekat bagi investor.

    Perusahaan pialang yang baik biasanya juga akan menyediakan faslitas riset yang mampu memberikan nasihat kepada investor dalam melakukan investasi.

    Untuk jasa yang diberikan perusahaan pialang kepada investor, maka investor harus membayar fee yang besarnya tergantung negosiasi. Dimana fee tersebut dikenakan pada investor setiap terjadi transaksi baik jual maupun beli.


    Manajer Investasi

    Manajer Investasi (MI) adalah perusahaan yang kegiatanya menyelenggarakan portofolio efek yang dijual kepada investor melaui penerbitan sertifikat reksadana.

    Apa itu reksadana? Baca [Mengenal tentang reksadana]

    Manajer investasi ini layaknya perusahaan pialang, yang membedakan adalah jika perusahaan pialang hanyalah berupa perantara perdagangan, sedangkan manajer investasi bertugas untuk mewakilkan kepentingan investor dalam investasi di pasar modal.

    Manajer Investasi memiliki peran yang sangat penting terutama bagi investor yang masih belum mengenal betul tentang pasar modal. 

    Karena dengan menginvestasikan uang kita di manajer investasi berarti kita mempercayakan uang kita pada tenaga yang profesional yang sudah alih di bidangnya, sehingga resiko dapat diminimumkan.


    Penasehat Investasi

    Penasehat Investasi (PI) adalah perusahaan atau perorangan yang kegiatan usahanya adalah memberikan nasehat, membuat analisis, dan membuat laporan mengenai efek kepada investor dan mendapat imbalan berupa balas jasa.

    Penasehat investasi berperan membantu investor dalam mempermudah pengambilan keputusan investasi dan juga mambantu dalam membuat portofolio efek (penentuan bobot investasi untuk masing-masing efek).

    Peran penasehat investasi sebenarnya hampir sama dengan manajer investasi, yang membedakan adalah penasehat investasi hanya bertugas memberikan nasehat kepada investor dan mendapat imbalan berupa balas jasa.

    Sedangkan manajer investasi berperan dalam memberikan nasehat sekaligus mengelola dana dari investor dan mendapat imbalan berupa fee yang dikenakan tiap transaksi.


    1 komentar: